my room
Setelah lama tidak nulis di blog-ku ini yang ga seberapa akhirnya punya kesempatan juga dan mumpung ada bahan, Topik yang mau aku bahas kali ini mengenai Hotel dan sebenernya udah banyak tulisan mengena hotel yang aku buat tapi belum sempet di posting disini aja.
Akhir bulan juni ini aku ditugaskan ke Pontianak dan ke Sanggau untuk membantu pelaksanaan acara di Cabang Pontianak yang akan dilakukan di Sanggau. Aku diberi akomodasi di Orchardz Hotel Pontianak yang tepatnya ada di Jl. Gajah Mada. Hotel ini termasuk bintang 3 dan yang paling aku suka adalah free hotspot wifi yang bisa dibilang cukup cepat sehingga aku bisa akses email kantor maupun email yang ada di Gmail dan Yahoo dengan tanpa hambatan. Akses wifi di hotel ini menggunakan metode web login sehingga perlu meminta User Password di Receptionist.
Sebagai hotel berbintang 3 Orchardz memiliki fasilitas Ritz Cafe & Restaurant, Royal Spa dan BallRoom sebagai ruang pertemuan maupun meeting. Aku berkesempatan untuk tidur di Superior Room yang berada di Lantai 5 yang menurut saya cukup nyaman. Seperti pada kota-kota lain di Pulau Kalimantan masalah listrik tetap menjadi momok bagi hotel dan tentunya pengunjung di Orchardz ini. Sering sekali listrik mati di hotel ini, seperti saat aku menulis posting ini.
Selain Free Hotspot Wifi ada hal yang aku suka dari hotel ini adalah sarapan pagi yang disediakan. Sarapan Pgi bisa dinikmati di Ritz Cafe dengan menu makanan indonesia sebagai sajian utama, buah-buahan segar sebagai pencuci mulut, roti bakar bagi yang senang sarapan ringan, serta omlet telur keju. Untuk minumannya ada jus jeruk, teh, kopi, serta air putih yang tentu menjadi pilihan saya daripada minuman lain.
Mengenai harga masih standard dan terjangkau seperti list berikut :
| Standard Room | : | Rp. 305.000,- |
| Superior Room | : | Rp. 330.000,- |
| Deluxe Room | : | Rp. 410.000,- |
| Executive Room | : | Rp. 500.000,- |
| Premier Room | : | Rp. 950.000,- |
| Extra Bed | : | Rp. 120.000,- |
Masih melanjutkan mengenai perang tarif antar operator seluler baik CDMA maupun GSM di negeri kita ini tidak ada habisnya. Bila sebelumnya saya membahas perang tarif melalui iklan di televisi antara IM3 dengan XL sekarang saya akan membahas iklan dari Telkomsel yang ternyata tidak mengikuti arus seperti 2 operator lainya. Pada iklan terbaru telkomsel tidak menonjolkan tarif murah lagi tapi sekarang lebih dalam membahas mengenai layanan dan nilai tambah apa yang diberikan oleh telkomsel yang berbeda dari operator lainya. Melalui iklan yabg bersifat testimonial, telkomsel membawa kita mengingat iklan beberapa product kecantikan seperti dove. Ada beberapa tokoh iklan yang coba dimunculkan oleh pembuat iklan ini dan salah satunya yang saya tertarik membahas adalah seorang suku baduy luar yang menjadi pengusaha sayuran kebun dan sukses berkat komukasi yang lancar selama menggunakan telkomsel. Diakhir testimony seorang suku baduy tadi ada ucapan terima kasih kepada telkomsel yang telah membantu usahanya melalui komukasi yang lancar. Dari iklan tersebut bisa kita ambil kesimpulan bahwa telkomsel menggunakan cara yang sangat berbeda dari operator lain dalam menjaring pelanggan baru melalui testimony pelanggan yang setia dan sukses dengan adanya telkomsel. Pemirsa diajak untuk mengenal telkomsel melalui pengalaman pelanggan lain dan harapannya mereka tertarik untuk berpindah dari operator lain ke telkomsel. Bila kita mengingat ada pepatah berbunyi “pengalaman adalah guru yang paling berharga” mungkin inilah yang digunakan oleh telkomsel sebagai jurus ampuh menghalau atau bahkan mengalahkan perang tarif yang selama ini terjadi dan menjurus ke pertempuran yang tidak sehat dengan saling menjatuhkan melalui iklan berbagi pengalaman dari pelanggan kepada pemirsa dan inilah cara elegan telkomsel.
Kondisi telekomukasi nir kabel baik GSM sampe CDMA semakin hari semakin panas, mengapa saya sebut seperti? Tak lain adalah karena perang pulsa, antar operator saling menyerang dengan iklan baik di media cetak maupun televisi. Mereka saling menjatuhkan lawan dengan pulsa yang murah baik ke sesama operator ataupun ke operator lain. Setiap 2 minggu saya melihat iklan operator seluler di televisi dengan tarif pulsa yang murah dan berganti-ganti. Sebagai contoh iklan XL melalui kartu bebasnya melakukan klaim sepihak sebagai tarif termurah ke seluruh operator dengan menampilan 2 laki laki yang berjalan di trotoar dengan kata-kata yang mungkin kita dengar lucu tapi sebenarnya tidak penting “Kalau ada kartu yang murah keseluruh operator, gua kawin sama monyet” Iklan ini di akhiri dengan cerita yang tragis bagi saya, yaitu tokoh di iklan tersebut yang mengeluarkan sumpah serapah akhirnya harus menerima kenyataan bahwa dia harus mau menikah dengan monyet.
Sekarang kita tinggalkan iklan tersebut dan kita sekarang berpindah ke iklan yang baru beberapa hari ini saya lihat dan hanyak berjarak beberapa minggu saja dari iklan menikah dengan monyet tadi, yaitu iklan 600 rupiah. Iklan ini tunjuannya menurut saya adalah untuk mengalahkan iklan im3 yang mengeluarkan iklan dengan infomasi bahwa im3 juga telpon banget selain sms banget melalui pulsa 0,01 rupiah per detik mengalahkan XL yang hanya 0,1 rupiah per detik.
Kembali lagi ke iklan 600 rupiah tadi, di iklan ini menampilkan beberapa artis yang kita kenal seperti Cinta Laura dan Idul Daratista sebagai bintang iklannya. Inti dari iklan ini adalah menginformasikan bahwa sekarang XL bebas menjadi kartu dengan tarif pulsa termurah sebesar 600 rupiah dengan model tarif flat karena tarif ini besarnya sama tanpa memperhitungkan lama percapan dan dari manapun. Memang sangat menggiurkan tetapi hal ini kita perlu siasati dan cermati karena tipikal operator seluler di negara kita ini adalah tidak ikhlas memberikan sesuatu yang benar-benar murah kepada pelanggannya. Disinilah kita sebagai pengguna dari jasa telekomukasi khususnya seluler dituntut untuk bijak dan pandai agar jangan sampe kita menelan mentah-mentah iklan tarif murah dari operator seluler karena semuanya memiliki syarat dan ketentuan yang sebenarnya menjadikan tarif tersebut tidak ikhlas benar-benar murah.
Sedikit saran bagi kita semua agar dalam menentukan kartu dan operator seluler berdasarkan kebutuhan. Sebagai contoh bila kita butuh jaringan terluas maka gunakan telkomsel, bila butuh sms murah ke sesama maka gunakan im3.
Blog ini cuma sarana buat aku menuangkan segala yang aku pikirkan, aku kerjakan, dan aku ingin bagi buat semua orang dan semoga bermanfaat tentunya. Selamat menikmati dan selamat mengkritik demi kemajuan dan perbaikan.